| Posted on March 18, 2011 at 4:59 PM |
comments (0)
|
Google dikabarkan akan meluncurkan situs jejaring sosial baru, pesaing Facebook, bernama Google Circles pada konferensi Google I/O, Mei mendatang. Seperti apa?
Informasi terbaru itu dihembuskan oleh blog teknologi The Next Web. Google diramalkan akan memamerkan Google Circle di Austin, Texas.
Media sosial memang menjadi perhatian pihak Google. Wakil Presiden layanan lokasi Google, Marissa Mayer pernah menyebutkan Google sedang bekerja menciptakan sistem rekomendasi sosial berbasis lokasi.

Meskipun begitu, juru bicara Google, seperti dikutip Telegraph membantah dan menolak memberikan keterangan lebih lanjut.
“Google tidak meluncurkan produk di acara apapun. Kami tidak ingin memberikan komentar atas rumor dan spekulasi,” katanya.
Kabar burung itu terus berhembus mengingat Google biasanya memamerkan produk baru di acara bergengsi ini. Pada konferensi Google I/O tahun lalu, perusahaan meluncurkan Google TV.
Selain itu, Google I/0 di 2009, Google meluncurkan Google Wave, layanan kolaborasi yang saat ini sudah tidak dimanfaatkan lagi. (inilah)
| Posted on March 6, 2011 at 1:09 PM |
comments (0)
|
Catherine Cook mengeluh soal pilihan foto di buku tahunan sekolahnya saat ide jejaring sosial muncul. Mendirikan Myyearbook.com selama enam tahun, perempuan ini sia bersaing dengan Mark Zuckerberg.Siapa yang tidak mengenal Mark Zuckerberg. Pria berusia 26 tahun yang menempuh pendidikan di Harvard University saat menciptakan jejaring sosial Facebook dengan lebih dari 500 juta pengguna. Kini, ia punya pesaing.

Catherine Cook bersama dengan saudara laki-lakinya, David, menciptakan situs jejaring sosial menggunakan komputer di kamar tidurnya selama enam tahun. Ia berhasil merebut perhatian 25 juta pengguna di Amerika Serikat. Bahkan, Myyearbook.com merupakan salah satu dari 25 situs terbaik di AS.
Berusia 21 tahun, perusahaan Catherine dengan 12 pegawai pengembang perangkat lunak ini memiliki nilai sekitar US$20 juta (Rp 180 miliar). Kesuksesannya seringkali dibandingkan dengan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg.
“Ini terjadi begitu cepat. Satu menit, kami saling bertukar ide kemudian menerima investasi sebesar US$250 ribu (Rp 2,2 miliar),” ujar Catherine yang kini mengemban ilmu di Georgetown University.
Berbicara soal inspirasi, Catherine mengakui ia awalnya tidak menyukai buku tahunan mereka. “Suatu hari di 2005, saya dan saudara lak-laki saya, David, saling bercerita soal betapa bencinya kami atas foto di buku tahunan itu.”
Selanjutnya, C menjadi semacam buku tahunan online yang membuat seseorang dapat berinteraksi dengan orang lain berdasarkan lembaga pendidikan mereka.
Catherine dan David meluncurkan situs itu dari rumah mereka di Skillman, New Jersey, Amerika Serikat, setelah merekrut tim pengembang dari Mumbai, India. Kini, perusahaan mereka pindah ke ruangan lebih besar di kawasan perkantoran di New Hope, Pennsylvania.
Apakah mereka akan sesukses Facebook? (inilah)
| Posted on February 21, 2011 at 1:47 PM |
comments (0)
|
Makam mantan Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, ambles. Beredar kabar, kain kafannya masih terlihat bersih."Tadi pagi dikabarkan ambles. Tapi sekarang sudah diperbaiki lagi," kata salah satu keponakan Gus Dur, Firry Wahid dalam perbincangan dengan VIVAnews.com, Jumat 18 Februari 2011.
Menurut putra Umar Wahid ini, informasi yang diterima keluarga, penyebab utama amblesnya makam Gus Dur itu akumulasi dari kondisi tanah pemakaman. "Saat pemakaman, tanahnya tidak dipadatkan," kata Firry. Saat ini, kata Firry, putri pertama Gus Dur, Alisa Wahid sudah berada di pemakaman.

Saat ini beredar kabar, saat makam itu ambles, kain kafan yang membalut jasad Gus Dur masih terlihat sangat bersih seperti baru. Dalam kondisi normal, kain kafan yang turut dikubur lebih dari setahun seharusnya tergerus hingga rusak di dalam tanah.
Tetapi sumber VIVAnews.com membenarkan berita itu. "Kain kafannya memang masih bersih," ujar sumber yang menolak disebut namanya.(vivanews)
| Posted on February 12, 2011 at 1:21 PM |
comments (0)
|
Pengamat teknologi menganalisa video kuntilanak di Sukabumi yang diunggah ke YouTube beberapa waktu lalu dan sempat menghebohkan. Hasilnya, video itu palsu!
Menurut Abimanyu Wachjoewidajat, ketika diwawancarai , tayangan di Youtube dan menyebar di BlackBerry ini memiliki berbagai kejanggalan.Pertama, saat kursi goyang kosong direkam dan tiba-tiba muncul sosok hantu, terlihat perubahan komposisi. "Ini berarti tampilan itu diubah dengan teknik paused," ujarnya.
Selain itu, dalam ruangan terdapat empat orang. Saat terjadi kehebohan adanya hantu, perekam video tampak sangat panik, namun tidak terdengar suara kepanikan anak kecil dan dua orang lainnya.

“Hanya suara si ayah yang seolah berpura-pura tidak terjadi sesuatu dan tidak melihat apapun,” ujar pria yang akrab dipanggil Abah ini.
Selanjutnya, pada menit 1:55 ketika hantu terlihat dan hilang di menit 1:56, suara pelaku terdengar terpotong. Selain itu, gambar latar belakang berubah. Ini menunjukkan bukti edit.
Setelah hantu terlihat di atas lemari pada menit 4:50 kembali, perekam yang sebelumnya tampak panik kini merekam pengambilan gambar dengan tenang.
"Dalam keadaan normal, perubahan konten tidak mengubah komposisi. Tetapi di sini beberapa kali hal tersebut terjadi dan suara si pelaku selalu terpotong saat adanya perubahan,” tegas Abimanyu. (inilah)
| Posted on February 12, 2011 at 1:15 PM |
comments (0)
|
Pecinta seni selama berabad-abat terus berdebat soal senyum di wajah perempuan lukisan Leonardo da Vinci, Mona Lisa. Muncul dugaan tokoh lukisan itu adalah pria.
Seorang ahli sejarah mengklaim model dalam karya Leonardo da Vinci adalah pria yang gemar merenung bernama Gian Giacomo Caprotti. Hidung dan mulut Caprotti memiliki kesamaan mencolok dengan Mona Lisa. Caprotti dikenal pula bernama Salai.
Silvana Vinceti, peneliti yang menganalisis lukisan menggunakan teknik pembesaran gambar mengklaim tanda ‘S’ di mata model menjadi penanda untuk Salai. Beberapa karya Leonardo seperti St John the Baptist dan Angel Incarnate berdasarkan keberadaan Salai.
Vinceti, presiden Komite Nasional Warisan Budaya Italia, mengatakan lukisan itu menggambarkan pria muda yang langsing, tampak seperti perempuan, berambut ikal pirang dan panjang serta raut wajah mirip Mona Lisa.
“Salai adalah model favorit Leonardo. Sebab itulah Leonardo memasukkan karakteristik Salai dalam versi terakhir Mona Lisa.”
Salai magang di tempat Leonardo da Vinci selama lebih dari dua dekade sejak 1490. Bahkan, dikabarkan keduanya menjalin cinta. Sebelumnya, beberapa ahli mengklaim lukisan Leonardo yang menakjubkan ini merupakan potret diri. (kompas)
| Posted on February 4, 2011 at 12:50 PM |
comments (0)
|

10 situs yang paling banyak diblokir (blacklist) di dunia selama 2010 telah terungkap. Apa 'dosa' situs-situs tersebut?
10 situs yang paling banyak diblokir (blacklist) di dunia selama 2010 telah terungkap. Data ini disediakan oleh OpenDNS, penyedia layanan Domain Name Server terbesar di dunia.
Data dari OpenDNS patut jadi tolok ukur karena, seperti disampaikan dalam keterangan yang diterima detikINET, Minggu (30/1/2011), OpenDNS mengelola 30 miliar query DNS per hari.
OpenDNS juga menyediakan layanan keamanan jaringan yang banyak digunakan oleh konsumen, sekolah, usaha kecil hingga korporat untuk filtering dan perlindungan dari program jahat atau upaya penipuan.
Lalu, situs apakah yang tercatat oleh OpenDNS sebagai yang paling banyak diblokir? Tak lain adalah Facebook dengan kadar 14,2 persen.
YouTube duduk di posisi ketiga dengan 8,1 persen. Sedangkan Twitter juga muncul pada posisi 5 dengan 2,3 persen.
Menurut pernyataan resmi OpenDNS, blacklist itu banyak disebabkan oleh kekhawatiran pemborosan bandwidth dan bukan serta-merta pada konten yang ditayangkan.
Selain daftar hitam, OpenDNS juga mencatat situs-situs yang paling banyak masuk daftar putih alias boleh untuk diakses. Uniknya, YouTube (12,7 persen) dan Facebook (12,6 persen) memuncaki daftar ini.
Berikut adalah 10 situs paling banyak diblokir versi OpenDNS untuk 2010:
Facebook.com ?14.2% 1.
MySpace.com ? 9.9% 2.
YouTube.com ? 8.1% 3.
Doubleclick.net ? 6.4% 4.
Twitter.com ? 2.3% 5.
Ad.yieldmanager.com ? 1.9% 6.
Redtube.com ?1.4% 7.
Limewire.com ? 1.3% 8.
Pornhub.com ?1.2% 9.
Playboy.com ? 1.2% 10.
Berikut adalah 10 situs paling banyak masuk whitelist versi OpenDNS untuk 2010:
YouTube.com ? 12.7% 1.
Facebook.com ? 12.6% 2.
Gmail.com ? 9.2% 3.
Google.com ? 9% 4.
Translate.Google.com ? 6.3% 5.
LinkedIn.com ? 6% 6.
MySpace.com ? 4.7% 7.
Skype.com ? 4.6% 8.
Deviantart.com ? 4.3% 9.
Yahoo.com ? 3.9% 10.
sumber(ketok.com)
| Posted on February 4, 2011 at 12:48 PM |
comments (0)
|
Guna menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia akan akses internet berkecepatan tinggi, Bakrie Connectivity (BConnect) meluncurkan tiga produk internet sekaligus, Selasa (1/2/2011).
Selain meluncurkan secara resmi USB modem AHA Vibe yang sudah diperkenalkan beberapa waktu lalu, BConnect juga menawarkan dua produk lain yang tak kalah menarik. Mereka adalah handset berbasis Android AHA Touch, serta perangkat portable hotspot AHA Link.
Menyadari tingginya potensi pasar Android di Indonesia, AHA memanfaatkan kesempatan ini dengan meluncurkan ponsel Android dengan harga sangat terjangkau. Betapa tidak, hanya dengan Rp1,5 juta, anda sudah bisa memiliki AHA Touch yang menggunakan Operating System (OS) Froyo, atau versi 2.2.
Kendati dibanderol murah, ponsel cerdas ini memiliki aplikasi yang cukup lengkap. Selain akses untuk berbagai situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter maupun YouTube, AHA Touch juga menampilkan aplikasi AHA Games, di mana user bisa mengunduh berbagai game dengan hanya menggunakan pulsa telepon.
Bukan hanya perangkat yang murah, AHA Touch tetap menawarkan layanan voice, SMS dan data murah seperti yang selama ini dijalankan Bakrie Telecommunication melalui Esia.
"Kami tahu Android saat ini sedang booming, jadi kami ingin menawarkan handset Android yang bisa dimiliki semua orang dengan harga sangat terjangkau dan memadukannya dengan akses internet berkecepatan tinggi hingga 3,1Mbps," jelas Presiden Direktur Bakrie Connectivity, Erik Meijer, saat membuka acara launching di Ismaya Catering, Grand Indonesia.
"Ini adalah ponsel Android termurah di pasaran, yang menyediakan internet berkecepatan sangat tinggi. Jadi, untuk menikmati YouTube, anda tidak perlu khawatir buffering yang lama," cetusnya lagi.
Untuk tahap awal, Erik mengungkapkan, pihaknya siap menjual sekira 25 ribu unit AHA Touch. Namun, dia masih enggan membeberkan target penjualan yang diharapkan BConnect.
"Saya belum bisa memberikan angka pastinya. Kami masih mengevaluasi selama enam hingga tujuh bulan ke depan. Jika respon masyarakat menggembirakan, tentu saja kami akan menambah jumlah unitnya," tegas Erik. (okezone)
| Posted on January 29, 2011 at 12:48 PM |
comments (0)
|

Yahoo kini membuka jaringannya guna memberikan keleluasaan lebih besar kepada pengguna akun Google maupun Facebook ketika masuk ke layanan email ini.
Pasalnya, dengan menggunakan standar openID dan Facebook Connect API, Yahoo menawarkan sebuah cara baru menciptakan dan berbagi pengalaman di jejaring sosial. Demikian yang dikutip melalui keterangan resminya, Kamis (27/1/2011).
Pada dasarnya ini merupakan cara Yahoo untuk menghantarkan pengalaman yang lebih berkesan dalam menjelajahi Yahoo!, baik itu menggunakan akun Yahoo!, Facebook atau Google ketika masuk.
Inovasi ini adalah bagian dari perjalanan Yahoo menciptakan pengalaman web yang lebih ramah dan nyaman. Di tahun 2008, Yahoo! menjadi salah satu penyedia OpenID terbesar di dunia, dilanjutkan dengan Facebook Connect di tahun 2009.
Bahkan Oktober tahun lalu, Yahoo juga memperkenalkan OpenID log-in dengan Google pada Flickr untuk mempermudah penggemar foto berhubungan dengan rekan mereka dan berbagi foto dengan dunia.
Dilansir melalui keterangan resminya, melalui fitur baru ini, Yahoo membuka kesempatan yang luas bagi pengguna untuk merasakan dunia Yahoo dengan menggunakan identitas online yang sudah ada.
Yahoo! sebagai memungkinkan sign-in pihak ketiga dengan menggunakan Facebook dan Google; Yahoo! membawa sebuah adopsi dan inovasi besar dalam menjelajah internet dengan layanan kemudahan kepada pengguna kapanpun dan dimanapun. (okezone)
| Posted on January 29, 2011 at 12:22 PM |
comments (0)
|

Hacker yang berhasil menyusup ke akun Facebook Mark Zuckerberg benar-benar memalukan jejaring sosial itu. Bahkan ahli keamanan tak mempercayai hal tersebut.
“Bagaimana bisa orang ‘secanggih’ Mark Zuckerberg sangat teledor hingga menjadi bulan-bulanan hacker?” isi pertanyaan pengguna internet di dunia saat mengetahui akun Zuckerberg disusupi hacker.
Menurut perusahaan riset Sophos, hacker tak hanya menarget orang biasa atau terkenal, aktivis IT pun dapat menjadi korban, termasuk Zuckerberg. "Saya curiga, ada dua cara Zuckerberg kebobolan. Kemungkinan Zuckerberg ceroboh memakai password yang mudah ditebak,” ujar analis Sophos Graham Cluley.
Namun untuk pola pertama sangat kecil kemungkinannya, kata Cluley. Kemungkinan besar Zuckerberg menjadi target hacker menggunakan jebakan Firesheep saat menggunakan jaringan Wi-Fi tak terenkripsi di tempat umum, termasuk kafe, hotel, bandara, atau lokasi lain.
Menurut Cluley, Firesheep menyusup melalui Wi-Fi dan hacker dapat mendapat password akun terproteksi hanya menggunakan jaringan tak terenkripsi. "Memang sulit mengetahui mengapa dan bagaimana fan page Zuckerberg bisa dibajak."
Ia melanjutkan, kemungkinan ia menggunakan laptop yang sudah berisi malware sehingga username dan password miliknya dapat diambil hacker dan digunakan menyerang fan page-nya. “Dua pola pertama sangat mungkin terjadi,” ujarnya.
Cluley mengatakan, kejadian ini sangat memalukan Facebook. Aksi penyusupan seolah memberitahu para pemilik akun Facebook lain jika jejaring sosial itu sangat lemah dan tak aman. Dalam fan page, Zuckerberg memiliki dua juta penggemar.
Ahli keamanan ini meminta pengguna Facebook membuat password yang sulit ditebak, dan bukan kata yang berasal dari kamus. Bahkan, ia juga menyarankan mengunduh plug-in browser yang secara otomatis meminta Wi-Fi mengenskripsi jaringannya sehingga pengguna aman saat mengakses situs yang diproteksi password, seperti Facebook. (inilah)
| Posted on January 25, 2011 at 12:06 PM |
comments (0)
|

Kalau dulu AMD adalah singkatan ABRI Masuk Desa, sekarang AMD adalah Alien Masuk Desa. Inilah yang sedang hangat dibicarakan menyusul munculnya pola lingkaran di tengah sawah di Kecamatan Berbah, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Hingga Selasa (25/1) pagi ini, tampaknya belum ada pihak yang mengaku membuat 'crop circle' tersebut. Belum terdengar juga ada alien yang mengklaim bertanggung jawab karena merusak tujuh petak sawah yang digarap enam petani itu.
Kepolisian setempat juga sudah menanyai para petani itu. Keterangan yang didapat dari mereka: "Tak mungkin itu buatan manusia." Tentu saja, para polisi sudah handal memisahkan mana kesaksian tentang fakta, dan mana yang opini.
[Jangan lupa: Pantau berita berbagai media soal pola di sawah Sleman]
Kami telah bertanya pada Anda, melalui Yahoo! Answers. Apakah itu buatan orang, atau bukan? Ada lebih dari 1400 jawaban yang masuk. Kami berterima kasih pada Anda yang sudah berpartisipasi beropini.
Dari setumpuk jawaban itu, terlihat sejumlah kecenderungan. Ada yang yakin itu bukan buatan manusia. Sejumlah argumen diajukan. Misalnya soal tak mungkinnya karya serapi itu dibuat manusia dalam waktu singkat; bahwa kalau warga setempat yang membuat, maka motif yang dipilih mestinya batik; ketiadaan jejak; dan lain-lain.
Coba simak jawaban Surya, yang merasa pengukuran pola akan sulit dilakukan manusia. "Butuh waktu lama," kata dia, "pasti aktivitasnya akan diketahui oleh orang di daerah tersebut."
Ada pula yang yakin itu buatan orang biasa. Toh, caranya bisa dicari di internet (misalnya di sini). Asal dikerjakan bersama-sama, tak sulit membuat pola seperti itu.
Aditiyo S salah satu yang yakin itu buatan orang. Kata dia, penonton Discovery Channel atau National Geographic tentu tahu bahwa crop circle bisa dibuat dengan menggunakan alat sederhana seperti batangan kayu, dalam hitungan jam. "Saya pikir sudah saatnya bangsa Indonesia lepas dari takhayul," ujar dia.
Ada pula yang percaya itu fenomena alam. Sisanya...menyerahkan pada Yang Kuasa.
Seorang penjawab, Paulus, mengatakan pola yang tampak halus itu hanya karena terlihat dari jauh. "Kalau dari dekat, tidak sehalus itu," ujarnya. Benarkah? Di YouTube, seseorang dengan id 'MrXkatrok2' mengunggah video tampak-dekat pola lingkaran di sawah Sleman. Yuk, lihat: (yahoo.com)